4 Februari 2023

4 Aplikasi yang Bikin HP Android Lemot dan Cara Mengatasinya – Kompas.com – Tekno Kompas.com

4 Aplikasi yang Bikin HP Android Lemot dan Cara Mengatasinya

KOMPAS.com – Tampaknya tidak ada pengguna handphone (HP) dengan sistem operasi Android yang menyukai apabila gawainya menjadi lemot. Penyebab HP Android lemot bisa ditimbulkan dari beberapa hal, salah satunya bisa dikarenakan penggunaan aplikasi tertentu.
Aplikasi-aplikasi tertentu yang dipasang dan berjalan di HP Android, kadang kala bisa membuat kinerja ponsel menjadi lebih lambat. Aplikasi tersebut biasanya bakal berjalan di latar belakang dan cukup menghabiskan memori ponsel.
Ponsel yang tidak banyak memiliki sisa memori bakal mengalami kesusahan untuk menjalankan aplikasi atau program yang ada di dalamnya. Saat memori sebagai tempat untuk memproses perintah itu telah penuh maka kinerja HP Android bisa jadi lemot.
Baca juga: 5 Aplikasi Jadwal Shalat di Android dan iPhone
Adapun aplikasi yang jadi penyebab HP Android lemot ini sebenarnya kerap dijumpai dan mungkin telah dipakai pengguna. Kadang pengguna bisa saja tidak sadar telah mengunduh dan memasang aplikasi tersebut di ponselnya.
Untuk lebih lengkapnya, berikut KompasTekno rangkumkan 4 aplikasi yang bikin HP Android lemot, sebagaimana dilansir dari Makeuseof.
Saat pertama kali membeli atau mengaktifkan HP Android, pengguna bakal disajikan dengan deretan aplikasi bawaan ponsel yang sudah terinstal secara otomatis.
Misalnya pada HP Android keluaran Samsung, terdapat beberapa aplikasi bawaan yang sudah terinstal sebelumnya, seperti Flipboard, Samsung Push Service, Samsung Link, Bixby Apps, Galaxy Themes, dan masih banyak lagi.
Aplikasi bawaan tersebut biasanya juga kerap disebut dengan istilah bloatware atau aplikasi yang sekedar membuat memori ponsel penuh, tapi minim atau tidak banyak memberikan kegunaan pada ponsel.
Bloatware tersebut kadang telah berjalan di latar belakang secara tiba-tiba, meski pun pengguna tidak sering menggunakannya atau bahkan tidak pernah menggunakannya sama sekali.
Aplikasi bloatware semacam itu kadang ada yang bisa dihapus sepenuhnya dari ponsel dan ada juga yang tidak bisa dihapus, melainkan hanya bisa dilepas pemasangannya atau dinonaktifkan.
Menonaktifkan aplikasi bloatware bisa berguna untuk membuat ruang di memori ponsel menjadi lebih lega, yang akhirnya dapat membantu agar kinerja ponsel berjalan dengan lebih cepat.
Sementara itu, menonaktifkan bloatware di tiap HP Android punya caranya masing-masing. Umumnya, pengguna perlu mengakses menu pengaturan, kemudian memilih opsi pengaturan aplikasi.
Lalu, memilih aplikasi yang ingin dinonaktifkan dan ketuk opsi “disabled”. Saat telah dinonaktifkan, aplikasi tersebut tidak akan dapat menggunakan memori ponsel. Alhasil, HP Android bisa bekerja dengan lebih cepat.
Aplikasi media sosial, seperti Facebook, Twitter, WhatsApp, Instagram, dan sebagainya, juga turut berperan dalam menyebabkan kinerja HP Android menjadi lemot. Pembaruan notifikasi yang dikirimkan dari aplikasi tersebut membuat ponsel jadi terus bekerja.
Selain itu, pembaruan lokasi dari aplikasi tersebut juga dapat membuat ponsel tidak berhenti bekerja. Pembaruan tersebut bisa dilakukan karena aplikasi itu bisa tetap berjalan di latar belakang ponsel.
Baca juga: Awas, Aplikasi Antivirus Android Ini Bisa Kuras Saldo Rekening Bank
Aplikasi yang terus mengirim pembaruan di latar belakang itu bakal menyumbang cukup besar penggunaan memori ponsel. Saat memori penuh, tentunya kinerja ponsel bakal menjadi lebih lambat.
Sebagian pengguna HP Android mungkin tidak asing lagi dengan aplikasi pembersih cache, salah satunya seperti aplikasi Clean Master. Aplikasi ini biasanya menawarkan peningkatan kinerja pada ponsel dengan fitur pembersihan cache.
Cache sendiri merupakan data sementara perintah pengguna saat menjalankan dan mengoperasikan aplikasi di HP Android. Cache yang menumpuk memang terkadang bisa membuat kinerja ponsel jadi lebih lambat.
Aplikasi tersebutlah yang memiliki fitur untuk membersihkan cache sehingga ponsel dapat bekerja dengan lebih baik. Di sisi lain, kenyataanya ada beberapa aplikasi pembersih cache yang justru memperlambat kinerja ponsel dan merugikan pengguna.
Beberapa aplikasi pembersih bahkan dilengkapi dengan malware. Bukannya membersihkan cache ponsel, aplikasi tersebut malah bisa terus berjalan di latar belakang, mengawasi aktivitas pengguna, hingga akhirnya mencuri data pribadi pengguna.
Clean Master menjadi salah satu aplikasi pembersih cache yang paling terkenal, namun ditemukan telah melanggar aturan privasi dan keamanan Google Play. Aplikasi ini mencuri data pribadi pengguna dan menggunakannya untuk keuntungan mereka sendiri.
Aplikasi yang bikin HP Android lemot berikutnya adalah game. Beberapa gamel yang cukup populer saat ini, seperti Mobile Legends, League of Legends, PUBG Mobile, Call of Duty, atau Genshin Impact, membutuhkan memori ponsel dengan kapasitas yang besar.
Apabila memori ponsel pengguna berada di ambang batas penuh, namun ponsel tetap dipaksa menjalankan game-game tersebut, akibatnya ponsel tentu tidak dapat bekerja secara mulus.
Belum lagi berbicara mengenai pembaruan dari aplikasi game yang berjalan di latar belakang, yang tentunya juga dapat memakan ruang dari memori ponsel. Beberapa game besar tersebut bisa sangat menghambat kinerja ponsel.
Untuk mengatasi HP Android lemot akibat beroperasinya aplikasi-aplikasi tersebut, pengguna bisa menghapus data cache yang menumpuk di tiap aplikasi. Cara mengatasi HP Android lemot pada umumnya adalah dengan mengakses menu pengaturan.
Setelah itu, pilih opsi pengaturan aplikasi. Kemudian, pilih salah satu aplikasi dan ketuk opsi bersihkan cache atau hapus data, seperti yang tertera pada gambar di bawah ini.
Baca juga: 13 Tips agar HP Android Tidak Lemot

Ilustrasi cara mengatasi HP Android lemot dengan membersihkan cache ponselKOMPAS.com/Soffya Ranti Ilustrasi cara mengatasi HP Android lemot dengan membersihkan cache ponsel

Cara membersihkan cache di atas dijajal menggunakan ponsel model Redmi Note 7 dengan versi sistem operasi Android 9. Beda model ponsel dan versi sistem operasi yang dipakai, mungkin bakal beda juga letak opsinya.
Demikian aplikasi yang bikin HP Android lemot dan cara mengatasinya, semoga bermanfaat.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Dapatkan informasi dan insight pilihan redaksi Kompas.com
Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

source