9 Februari 2023

Hati-hati "Ngecas" HP di Tempat Umum, Data Pribadi Berpotensi Dicuri – Kompas.com – Tekno Kompas.com

Hati-hati "Ngecas" HP di Tempat Umum, Data Pribadi Berpotensi Dicuri

KOMPAS.com – Seiring bertambahnya pengguna smartphone, berbagai perusahaan turut menghadirkan fasilitas isi ulang baterai ponsel, khususnya di area-area publik. Namun di balik kenyamanan fasilitas tersebut, terdapat ancaman keamaman yang tanpa disadari bisa membahayakan data pengguna.
Kepolisian di negara bagian India, Odisha bahkan memperingatkan pengguna agar tidak memakai fasilitas isi ulang baterai ponsel di stasiun pengisian daya (charging station) di tempat umum. Pasalnya, penjahat siber bisa mencuri data pribadi pengguna yang disimpan di ponsel hingga memasang malware.
“Jangan mengisi daya ponsel Anda di tempat umum seperti charging station, USB power station dan lainnya. Penjahat siber mencoba mencuri informasi pribadi Anda dari ponsel dan memasang malware di dalam ponsel. #StayCyberSafe,” demikian peringatan kepolisian Odisha dikutip KompasTekno dari Twitter dengan handle @odisha_police, Senin (17/10/2022).
Baca juga: Ngecas HP Terlalu Lama Malah Bikin Rusak?
Don’t charge your mobiles at public places like mobile charging station, USB power station etc. Cyber fraudsters are trying to steal your personal information from mobile and installing the malware inside your phone. #StayCyberSafe pic.twitter.com/CubCnYlJn7
Secara teknis ketika pengguna memakai layanan pengisian daya gratis, peretas akan menginfeksi ponsel pengguna menggunakan malware. Dengan begitu, mereka bisa mencuri data pribadi atau rahasia yang disimpan di ponsel.
Praktik ini disebut Juice Jacking, yaitu serangan keamanan dengan menargetkan perangkat yang terhubung melalui USB.
Komponen utama yang berperan dalam praktik ini adalah port USB yang dihubungkan untuk mengisi daya ke ponsel. Nah slot USB yang digunakan itu kemungkinan bisa dihubungkan ke perangkat yang berbeda oleh peretas, dihimpun KompasTekno dari 91Mobiles.
Dengan demikian, ketika pengguna menghubungkan ponselnya ke salah satu port pengisian daya itu, ponselnya menjadi rentan dan bisa jadi target pencurian data. Di samping itu, peretas bisa mengendalikan ponsel pengguna dan melakukan aneka tindakan termasuk aksi kejahatan siber.
Baca juga: Stopkontak atau HP, Mana yang Sebaiknya Lebih Dulu Dicolok Saat Ngecas?

Sebagian besar smartphone saat ini sudah menonaktifkan fitur transfer data secara default dan hanya memungkinkan pengguna mengirim file saat diizinkan secara manual.
Jadi, ketika pengguna menghubungkan ponsel ke komputer melalui USB misalnya, pengguna akan mendapati pop up yang memuat opsi apakah ingin berbagi file atau mengisi daya perangkat.
Nah, bila Anda menemukan pop up itu ketika mengisi daya di charging station, jangan izinkan akses data atau segera cabut ponsel Anda.
Upaya pencegahan lainnya yaitu dengan membawa power bank senidri atau hanya mengisi daya ponsel melalui stop kontak langsung.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Dapatkan informasi dan insight pilihan redaksi Kompas.com
Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

source