1 Februari 2023

Ini Alasan Smartphone Xiaomi Jadi Lemot dan Cara Mengatasinya – Kompas.com – Tekno Kompas.com

Ini Alasan Smartphone Xiaomi Jadi Lemot dan Cara Mengatasinya
KOMPAS.com – Seiring dengan waktu dan masa pemakaian, kinerja smartphone biasanya terus menurun, baik itu smartphone entry-level, mid-range, maupun flagship.
Adapun penyebab penurunan performa smartphone yaitu biasanya karena software dan hardware yang digunakan pada ponsel tergerus usia. Hal ini berlaku untuk semua merek smartphone, termasuk Xiaomi.
Menurut halaman Xiaomiui, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab ponsel Xiaomi menjadi lemot.
Salah satu penyebab penurunan kinerja smartphone Xiaomi yaitu memori internal. Seperti CPU dan RAM, memori internal juga memiliki peran besar dalam menunjang kinerja smartphone.
Performa memori internal akan berkurang seiring dengan waktu, sehingga turut berdampak kinerja sistem smartphone.
Baca juga: Samsung Galaxy A33 5G Vs Xiaomi Redmi Note 11, Apa Saja Bedanya?
Hal ini juga terjadi pada komputer atau laptop. Ketika komputer lawas yang menggunakan hard drive (HDD) kinerjanya melambat, performanya kan menjadi lebih baik dengan mengganti HDD ke SSD.
Penyebab penurunan kinerja smartphone Xiaomi lainnya yaitu dari aspek software.
Sistem operasi smartphone sendiri biasanya mendapat pembaruan, namun, terbatas dalam waktu tertentu, misalnya hanya bisa di-update hingga tiga versi Android selanjutnya.
Karena itulah secara perlahan smartphone Xiaomi Anda akan tertinggal dengan standar software baru yang mungkin lebih canggih.
Dengan demikian, ponsel Anda tidak dapat memenuhi dan menysuaikan dengan standar software baru. Faktor ini menurut Xiaomiui membuat kinerja smartphone Xiaomi menurun.
Penyebab lainnya yang akan membuat kinerja smartphone menjadi lambat yaitu penuhnya penyimpanan atau memori ponsel.
Meski terdengar sepele, hal ini cukup mengganggu kinerja ponsel karena ruangnya yang terbatas. Jika Anda mendapati smartphone Xiaomi Anda melambat, ada beberapa tips yang bisa Anda coba.
Hapus cache
Cache adalah file sementara, baik berupa skrip, gambar hingga file multimedia lainnya yang disimpan di smartphone.
File ini berasal dari aplikasi atau situs yang Anda kunjungi untuk pertama kali. Data ini nantinya akan digunakan kembali ketika Anda membuka aplikasi atau situs yang sama.
Baca juga: Xiaomi Uji Coba Kirim Peringatan Dini Gempa di Indonesia
Seiring waktu, akan ada banyak file cache yang mungkin tidak dibutuhkan. Untuk itu, pengguna Xiaomi perlu menghapus cache untuk memperluas ruang penyimpanan.
Pengguna dapat menemukan cache pada menu pengaturan smartphone Xiaomi, atau dengan mencari fitur “Cleaner” pada aplikasi keamanan MIUI. Selain itu, pengguna juga dapat menggunakan aplikasi cleaner dari pihak ketiga.
Update sistem operasi
Setiap pembaruan sistem akan menyertakan beberapa peningkatan fitur serta perbaikan untuk smartphone, seperti untuk menutup bug.
Bug tersebut juga berpotensi membuat smartphone Xiaomi menjadi lemot. Untuk itu, pastikan ponsel Xiaomi selalu mendapatkan sistem operasi terbaru, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Xiaomiui, Selasa (5/4/2022).
Untuk mengeceknya, Anda dapat membuka menu Setting > About Phone > System Update. Jika tidak terdapat tombol untuk menginstal pembaruan, itu artinya smarthone Anda sudah menggunakan sistem operasi terbaru.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Dapatkan informasi dan insight pilihan redaksi Kompas.com
Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

source