9 Februari 2023

Oppo Mulai Jual Ponsel Tanpa Charger Tahun Depan – Kompas.com – Tekno Kompas.com

Oppo Mulai Jual Ponsel Tanpa Charger Tahun Depan

KOMPAS.comOppo kabarnya akan mengikuti vendor ponsel lain yang menghilangkan adaptor charger dari paket penjualan smartphone. Tak sekadar kabar angin belaka, kabar ini berasal dari eksekutif Oppo di sela peluncuran Oppo Reno Series di Eropa.
“Kami akan memangkas charger dari kotak (penjualan) pada tahun depan untuk beberapa produk. Kami merencanakannya” kata Billy Zhang, Wakil Presiden Penjualan dan Layanan Luar Negeri, Oppo, dikutip KompasTekno dari Android Headlines, Senin (5/9/2022).
Zhang tidak merinci seri ponsel Oppo mana yang akan dijual tanpa charger. Jadi belum diketahui smartphone apa yang akan terdampak keputusan itu.
Oppo sendiri melengkapi charger ponselnya dengan dukungan pengisian ulang cepat atau fast charging yang disebut Vooc atau SuperVooc.
Baca juga: Xiaomi Redmi Note Series Mulai Dijual Tanpa Charger, di Indonesia Belum Jelas
Biasanya charger ini disertakan dalam paket pembelian ponsel. Namun dengan keputusan ini, pengguna ponsel Oppo tertentu di masa depan mungkin harus membeli charger terpisah.
“Tidak mudah bagi konsumen untuk mendapatkan akses ke (charger SuperVooc), jadi kami harus menyediakannya dalam kotak. Namun kini kami memperluas operasi bisnis kami, dan kami ingin menghilangkan charger dari kotak dan menempatkannya di toko, sehingga pengguna bisa membeli charger dan terus memakainya ketika mereka upgrade perangkatnya,” lanjut Zhang.
Zhang tidak menjelaskan alasan di balik rencana hilangnya charger dari paket penjualan ponsel Oppo. Namun bisa jadi alasannya sama seperti vendor ponsel lainnya, yaitu terkait lingkungan.
Praktik yang sama sudah dilakukan Apple saat meluncurkan iPhone 12 pada tahun 2020. Perusahaan berdalih bahwa adaptor charger menggunakan bahan-bahan tertentu dalam jumlah besar.
Dengan menggunakan kemasan ponsel yang lebih kecil dan lebih ringan, Apple mengeklaim bisa membuat pengiriman iPhone lebih efisien serta mengurangi emisi karbon.
Baca juga: 3 Smartphone Baru Samsung Ini Tidak Dapat Adapter Charger Bawaan
Raksasa teknologi itu juga mengeklaim jika keputusan memangkas charger “memungkinkan menghindari lebih dari 2 juta metrik ton emisi karbon, setara dengan menghilangkan 500.000 mobil dari jalan selama setahun”.
Meski sempat menyindir Apple karena menjual iPhone 12 tanpa charger, Samsung pada tahun 2021 juga meniru gaya kompetitornya itu. Flagship Samsung pada tahun tersebut yaitu Galaxy S21 series juga dijual tanpa pengisi daya dan earphone dalam kemasannya.
Saat itu Samsung berdalih bahwa banyak pengguna ponsel Galaxy yang sudah memiliki kabel tipe-C, sehingga charger lama bisa digunakan kembali untuk mengisi daya Galaxy S21. Selain itu, Samsung juga mengaitkan keputusan ini dengan keberlangsungan lingkungan.
“Untuk mendukung komunitas Galaxy dalam perjalanan ini, kami bertransisi untuk menanggalkan kepala charger dan earphone di lini smartphone Galaxy terbaru kami,” kata Patrick Shomet, EVP and Head of Customer Experience Office, Mobile Communication Business Samsung Electronics dalam situs resmi Samsung.
Baca juga: Oppo Umumkan Teknologi Cas Baterai Cepat SuperVOOC 150W
Tak hanya Samsung, Xiaomi juga meniru Apple dengan menjual flagshipnya Mi 11 tanpa charger. Meski demikian, perusahaan saat ini masih menyediakan Mi 11 dengan charger. Dengan kata lain, pelanggan mendapat opsi untuk membeli Mi 11 dengan atau tanpa charger.
Alasan keputusan tersebut yaitu untuk mengurangi dampak pencemaran lingkungan.
“Sebagai tanggapan atas seruan kepedulian lingkungan, Xiaomi 11 menghilangkan charger yang disertakan,” tulis pendiri Xiaomi, Lei Jun di akun media sosial Weibo miliknya.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Dapatkan informasi dan insight pilihan redaksi Kompas.com
Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

source