1 Februari 2023

Sering Disamakan, Ini Beda Jaringan 4G dan LTE – Kompas.com – Tekno Kompas.com

Sering Disamakan, Ini Beda Jaringan 4G dan LTE
 
KOMPAS.com – Di tahun 2022, di saat sebagian pengguna layanan seluler dunia sudah mulai merasakan jaringan 5G, namun lebih banyak yang masih bergantung pada jaringan 4G atau LTE.
Mungkin banyak dari mereka yang menganggap 4G dan LTE adalah dua hal yang sama. Namun pada kenyataannya, kedua jaringan tersebut merupakan dua hal yang berbeda.
Lalu sebenarnya, apa beda antara 4G dan LTE?
LTE adalah singkatan dari Long-Term Evolution, suatu standar jaringan yang diajukan operator seluler asal Jepang, NTT Docomo pada 2004 lalu.
Jaringan LTE lantas semakin dilirik operator seluler beberapa tahun kemudian, hingga akhirnya distandarisasi oleh badan standar internasional 3GPP (3rd Generation Partnership Project) sekitar 2008 lalu. 
Karena hadir setelah 3G, LTE bisa dibilang merupakan jaringan dengan teknologi 3G yang kapabilitasnya ditingkatkan tanpa teknologi 4G, namun belum mampu mencapai standar kemampuan jaringan 4G.
Biasanya, jaringan LTE dipasarkan oleh operator seluler dengan nama berbeda, bisa 4G LTE, 3.95G, LTE-A, dan lain sebagainya.
Sementara itu, 4G (Fourth Generation) merupakan penerus dari jaringan 3G yang memiliki kualitas jaringan yang lebih mumpuni.
Jaringan ini sendiri sempat menjadi perdebatan dan kebingungan pada saat Badan Telekomunikasi Dunia (International Communication Union/ITU) mengumumkan standar 4G pada 2008 lalu.
Hingga pada akhirnya, ITU memutuskan pada saat itu bahwa LTE dan teknologi yang dipakai di dalamnya termasuk ke dalam teknologi jaringan 4G.

Ilustrasi BTSKOMPAS.com/Bill Clinten Ilustrasi BTS

Dari segi kecepatan, LTE memiliki kecepatan maksimal 100 Mbps, sedangkan 4G lebih tinggi dengan 1.000 Mbps.
Apabila melihat standar jaringan yang ditetapkan ITU sendiri, suatu jaringan bisa dikatakan 4G apabila memiliki kecepatan minimal 100 Mbps.
Baca juga: Telkomsel Mulai Upgrade Jaringan 3G ke 4G LTE di 766 Kecamatan
Dalam penggunaan sehari-hari seperti mengunduh (download) konten, kecepatan download mungkin bisa diartikan dengan 10 Mbps untuk LTE dan 100 Mbps untuk 4G “sesungguhnya”.
Artinya, LTE merupakan bagian dari teknologi 4G, sehingga wajar saja tak sedikit operator seluler yang menggabungkan dan memasarkan jaringan 4G mereka dengan nama 4G LTE.
Di samping kecepatan, waktu untuk memproses dan mentransmisikan data, alias latency yang ditawarkan jaringan LTE dan 4G juga berbeda satu sama lain.
Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari UCTel.co.uk, Kamis (9/6/2022), LTE memiliki latency 10 milidetik (ms), sedangkan 4G memiliki latency yang lebih rendah dengan 5 ms.
Di atas kertas, angka ini mungkin terlihat tidak jauh berbeda, namun pada kenyataannya, latency bisa mempengaruhi pengalaman menonton film, bermain game online, video atau voice call, dan lain sebagainya.
Akhir kata, LTE dan 4G sekilas memang serupa. Namun apabila ditelisik, beda antara 4G dan LTE terdapat pada segi kecepatan maksimum dan latency jaringan itu sendiri.
Namun tetap saja, hal yang akan dirasakan pengguna adalah pengalaman menggunakan jaringan tersebut, yang harus cepat sesuai kebutuhan (streaming, gaming, download) tanpa adanya hambatan atau lag.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Dapatkan informasi dan insight pilihan redaksi Kompas.com
Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

source